-->

Services

MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?

- 08:24
MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND? - Hallo sahabat PROSROZER, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?, Saya telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Cerpen, yang saya tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?
link : MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?

Baca juga


MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?



Indonesia
MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU?
Jam menunjukkan pukul 5.01. Sekolah SMP Jaya Karya sudah sepi. Suara langkah anak – anak telah lenyap dimana waktu di ruang kelas. Lorong koridor kosong melompong taka ada satupun nyawa yang melewatinya.
                Namun, nasib sial menghantui Safa, murid kelas 2 SMP itu meninggalkan Hp nya di kelas. Ia harus mengambilnya sebelum fajar esok datang lagi. Tanpa ada tubuh yang menemani, suara langkahnya mengisi kesinyian koridor yang terus menuju depan suatu ruangan yang diatasnya tertulis “8H”. safa melangkahkan kakinya kedalam ruangan tersebut.
                “Hp ku…. Semoga kau masih di sana”
Kata Safa sambil berlari menghampiri bangkunya. Di tengoknya kolong bangku yang ia maksud. Dilihatnya benda yang selama itu ia cari di susul dengan hembusan nafas lega Safa.
                “fiuh…. Tenang saja Toto, aku sudah menjemputmu”
Ya, saking sayangnya, Safa memberi Hp tersebut dengan nama kesayangannya “toto”
                Saat tangannya hendak mengambil Toto, ia merasakan sesuatu yang janggal . ia merasakan ada sebuah tangan di kolong meja tersebut. Saat ia berniat ingin check lagi kolong bangku tersebut. Dengan ragu ia menarik benda apa yang sebenarnya yang janggal itu dengan harapan bahwa itu bukan sesuatu yang akan membuat ia teriak. Tetapi…
                “ap – pa in………. aaaaaaaaaa….. !!!!”
Bruk. Gelap. Dunia jadi gelap, Safa terhampar kelantai.
                Selang beberapa menit, ia membuka matanya. Merah. Amarah tersirat di wajahnya. Ia melihat kearah tanggannya yang kini berlumur darah. Dan dilihatnya tangan buntung di genggamnya.
                Sempurna. Kata di benaknya. Ia bangun. Namun sosok ini bukanlah Safa. Ruh lain telah mengambil alih tubuhnya.
                Dengan tenang ia melewati koridor, tetesan darah tangan tersebut membuntutinya. Ia menagis tanpa suara.
                Lantai demi lanntai , tangga demi tangga di lewatinya. Sesampainya di lapang, ia meliha pak satpam yang sedang mengecek suarngan. Satpam itu masuk kedalam ruangan. Tersirat senyuman miris di muka Safa. Ia menghampiri ruangan yang di masuki pak satpam tersebut.
                Setibanya di depan pintu, pak satpam yang hendak keluar kaget tak terkira. Matanya melotot, tubuhnya bergetar, keringatnya membasahi sekujur tubuhnya. Bergetar, keringatnya membasahi sekujur tubuhnya.
                Tangan seseorang itu sudah mencekik leher pak satpam itu. Dalam sedetik. Tubuh bukan Safa itu sudah di depan pak satpam. Dan ia kini tak sendirian, ia ditemani satu nyawa yang telas ia renggut saja detik ini.
                Kini sekolah benar – benar sunyi. Hingga tibanya waktu fajar, maka nyawa siapa selanjutnya?
------------------------------------------------------The end---------------------------------------------
 Innggris

WILL YOU BE MY FRIEND?
The clock shows at 5.01. Jaya Karya Junior High School is already quiet. Children's voices have vanished where time is in the classroom. The hallway of the empty corridor was empty with no soul passing by.
                However, the misfortune haunted Safa, the 2nd grade student of SMP left his Hp in class. He must pick it up before dawn tomorrow comes again. With no accompanying body, the sound of his steps fills the chiming of the corridor that continues in front of a room upon which it says "8H". safa step into the room.
                "My phone .... May you still be there "
Safa said as he ran up to his bench. In the tengoknya under the bench he meant. He saw the thing that he had been looking for for a while in the breath of Safa's relief.
                "Fiuh .... Take it easy Toto, I've picked you up "
Yes, so unfortunately, Safa gave Hp with his favorite name "toto"
                When his hand was about to take Toto, he felt something awkward. he felt a hand under the table. When he intends to check again under the bench. Hesitantly, he pulled what was the strange thing in the hope that it was not something that would make him scream. But…
                "Ap - pa in .......... aaaaaaaaaa ... .. !!!! "
Bruk. Dark. The world is so dark, Safa lays on the floor.
                After a few minutes, he opened his eyes. Red. Anger implied on his face. He looked at his bloody statue. And he saw the stump hand on his fist.
                Perfect. The word in his mind. He woke up. But this figure is not Safa. Another soul has taken over his body.
                Calmly as he passed through the corridor, the blood droplets of his hands followed him. He cried silently.
                Floor by lane, stairs after step by step. Arriving in the field, he saw a security guard who was checking suarngan. The security guard went into the room. It implied a sad smile on Safa's face. He approached the room in the security guard's entrance.
                Upon arrival at the front door, the security guard who was about to shake out was unbelievable. His eyes were bulging, his body trembling, his sweat drenching all over his body. Vibrate, his sweat soaked all over his body.
                The man's hand had strangled the security guard's neck. In a second. The body is not Safa's in front of the security guard. And he is now not alone, he was accompanied by a life that he just snatches this second.
                Now the school is really quiet. Until the arrival of dawn, then who's next life?
-------------------------------------------------- ---- The end -------------------------------------------- -

 

Nama : Siti Alifah A
Sekolah : SMKN 1 Cianjur
WhatsApp : ? 

 


Demikianlah Artikel MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND?

Sekianlah artikel MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel MAUKAH KAMU MENJADI TEMANKU? / WILL YOU BE MY FRIEND? dengan alamat link https://prosrozer.blogspot.com/2018/06/maukah-kamu-menjadi-temanku.html
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search